Tampilkan postingan dengan label Travel Junkies. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Februari 2013

Tunnel of Love, Jalan Surga Dari Ukraina





Jika Anda beranggapan bahwa tempat paling romantis untuk menyatakan cinta, melamar, ataupun berbulan madu bersama kekasih adalah Menara Eiffel di Paris, Sungai Venice, ataupun pantai di Hawaii, Anda harus menambahkan tempat ini ke daftar tempat romantis yang harus Anda kunjungi.

Terowongan Cinta di Kleven, Ukraina, adalah salah satu tempat paling indah, romantis dan bagaikan jalur jalan di surga.  Sebuah jalur rel kereta pribadi sepanjang 1.8 mil yang masih aktif hingga kini dan diselimuti oleh dahan pepohonan sehingga membentuk terowongan ini terlihat indah sekali. Jika Anda melihat tempat ini untuk pertama kali dan menyangkanya hanya sebuah set untuk sebuah film, Anda salah. Tempat ini sungguh ada di daerah pedalaman hutan Ukraina, dekat dengan kota Kleven.

Keindahan arsitektur yang natural ini merupakan perpaduan yang harmonis antara pepohonan yang tumbuh secara bebas dan alami dengan infrastruktur jalur kereta buatan manusia. Jalur kereta ini sudah ada puluhan tahun yang lalu dan awalnya digunakan sebagai jalur untuk mengangkut batang-batang pohon. Memang awalnya tempat ini hanyalah hutan, namun karena sering dilewati oleh kereta, setidaknya tiga kali bolak-balik dalam sehari selama beberapa tahun, hutan ini membentuk terowongan dengan sendirinya. Begitu indah apa yang alam perbuat. Sangat alami.



Para turis ataupun pengunjung yang datang ke Terowongan Cinta (Tunnel of Love) percaya bahwa terowongan ini adalah tempat yang sangat tepat untuk mengucapkan harapan. Jika Anda sendiri ataupun bersama  pasangan datang dan melewati terowongan ini dengan membawa cinta dan harapan yang kuat, maka hal tersebut akan menjadi kenyataan. Karena itulah, jalur terowongan kereta alami ini disebut Terowongan Cinta.

Jadi, siapakah orang terkasih yang akan Anda ajak untuk bergumul cinta di terowongan ini?  Ahem...



read more

Selasa, 22 Januari 2013

Terpesona Di Little Venice



Libur! Siapa yang tidak suka dengan kata tersebut? Liburan adalah kegiatan dan momen paling ditunggu oleh setiap orang yang setiap harinya berkutat dengan aktivitas rutin setiap hari. Merencanakan liburan menjadi hal yang paling disukai di sela-sela kesibukan. Apalagi ketika Anda mendapatkan rekomendasi tempat berlibur yang asyik bersama teman, keluarga, ataupun untuk menghabiskan waktu sendiri.

Kali ini redaksi Malerooms ingin mengajak Anda ke sebuah tempat wisata yang tidak jauh dari ibukota namun bernuansa luar negeri. Tempat wisata tersebut adalah Little Venice.
Mungkin Anda bertanya, “Little Venice? Apakah tempat tersebut seperti kota Venice di Italia?”


Yup! Anda tidak perlu menghabiskan puluhan juta rupiah untuk berlibur ke kota Venice yang terkenal dengan wisata air menggunakan gondola di Grand Canal. Indonesia merupakan rumah yang indah untuk dieksplorasi keindahan alam dan budayanya.

Little Venice merupakan sebuah tempat wisata di Cianjur yang memang sengaja dibangun menyerupai kota Venice, Italia. Cianjur sendiri merupakan sebuah kota di Jawa Barat yang memiliki banyak potensi wisata. Selain Little Venice, Anda bisa berkunjung ke Kebun Raya Cibodas, menikmati Pantai Jayanti, bahkan mendaki ke Gunung Gede.


Kota Bunga menjadi kawasan tempat Little Venice berada. Jika Anda menyewa villa di sini, Anda akan mendapatkan sebuah Member Card sebagai kartu diskon setiap kali memasuki wahana yang terdapat di kawasan Kota Bunga.

Di luar pintu gerbang, tersedia kereta yang siap membawa Anda berkeliling Kota Bunga. Puas berkeliling, Anda dapat turun ke Little Venice dan menikmati pemandangan seperti di kota Venice, Italia, menggunakan gondola.



Nuansa romantis ketika gondola yang Anda tumpangi membawa Anda merasakan Venice kecil. Apalagi, jika Anda berlibur ke tempat ini bersama pasangan, suasana yang dihadirkan dapat menambah kehangatan kebersamaan. Tidak hanya itu, ada banyak fasilitas rekreasi danau menarik lainnya di Little Venice yang membuat Anda tidak akan bosan menghabiskan liburan Anda di tempat ini.

Tidak bisa ke Venice lalu berkunjung ke Little Venice, kenapa nggak?

read more

Jumat, 23 November 2012

Biaya Perjalanan Ke Jayapura



Ingin mencoba mejajal pengalaman berwisata ke Jayapura, tapi takut tidak sesuai dengan budget yang ada? Tenang, artikel berikut akan menjelaskan perkiraan biaya yang harus Anda keluarkan untuk menghabiskan waktu di Jayapura dan sekitarnya. 

Wisata di Jayapura selama tiga hari dua malam atau selama akhir pekan, bisa menjadi alternatif seru untuk menyejukkan pikiran, jiwa dan raga dari kepenatan dan hiruk-pikuk kota. Namun, jika Anda ingin menikmati keindahan kota yang juga dijuluki "Indonesian Hong Kong" ini, percayalah, Anda tidak akan puas berkeliling Jayapura hanya dalam waktu kurang dari tiga hari. Apalagi, jika Anda ingin menjejaki daerah lain di sekitarnya seperti Sentani, kawasan Pantai Tablanusu, hingga daerah perbatasan antara Papua dan Papua Nugini. Di danau Sentani, setiap tahunnya terdapat Festival Danau Sentani yang berlangsung di bulan Juni. Danau Sentani dapat ditempuh hanya satu jam perjalanan darat dari kota Jayapura. 

Bila Anda berangkat melalui jalur udara, bandar udara Sentani akan menjadi akses masuk utama untuk menuju kota Jayapura. Bila rencana perjalanan Anda selama tiga hari dengan rancangan hari pertama melakukan tur di sekitar kota Jayapura, hari kedua tur di seputar danau Sentani, serta di hari ketiga tur di pantai-pantai Jayapura, maka biaya yang harus Anda siapkan akan bekisar sejumlah enam juta lima ratus ribu rupiah (Rp. 6.500.000). Biaya sebesar itu adalah perhitungan jika Anda adalah pelancong dari Jakarta. Tiket pesawat terbang rute Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) – Bandara Sentani (Jayapura) diperkirakan sekitar Rp 3.000.000 untuk pulang-pergi menggunakan pesawat terbang, pastinya harga ini merupakan harga di luar musim padat kunjungan, seperti hari libur nasional.

Untuk transportasi darat, Anda bisa menggunakan kendaraan umum. Pilihan ternyaman adalah sewa mobil dengan sopir di kisaran harga Rp 400.000 per hari tetapi tidak termasuk bensin. Untuk tarif menengah berkisar sebesar Rp 1.500.000 (sudah termasuk biaya bensin) untuk 3 hari perjalanan. 


Tak sulit menemukan penginapan di Jayapura. Mulai dari kelas melati, wisma, hotel bintang tiga ke bawah, sampai hotel berbintang empat dan lima. Pilih saja hotel yang berada di pusat kota Jayapura. 

Salah satu yang terkenal adalah Hotel Matoa dan Hotel Yasmin untuk ukuran kantong menengah. Bujet lebih, bisa pilih hotel berbintang seperti Aston, Swissbell, dan Horison. Kisaran harga penginapan di Jayapura mulai dari Rp. 100.000 hingga jutaan. 

Ada baiknya pilih hotel dengan tarif di atas Rp. 250.000. Pastikan Anda mencari penginapan yang terjaga keamanannya maupun hotel yang bersih, terutama jika yang Anda pilih adalah hotel kelas melati. Jika tak yakin, Anda bisa melihat terlebih dahulu kamar di hotel tersebut, cukup minta izin ke pihak petugas hotel.

Untuk makan, rata-rata kisaran makan di rumah makan antara Rp. 10.000 hingga Rp. 50.000 tergantung menu dan restoran yang Anda kunjungi. Jika diambil rata-rata Rp 20.000, maka biaya makan Anda selama tiga hari untuk makan siang dan makan malam adalah Rp 120.000. Sarapan biasanya tersedia di Hotel.

Sisa uang bisa Anda sisihkan untuk biaya masuk obyek wisata maupun belanja oleh-oleh. Anda bisa memangkas biaya perjalanan jika membeli tiket pesawat rute Jakarta – Jayapura di saat harga promosi dengan kisaran harga hanya Rp. 1.000.000 untuk sekali jalan. Namun, biaya harus Anda siapkan lebih jika Anda berencana untuk berkeliling Danau Sentani ataupun naik perahu menyeberang ke pulau-pulau kecil.

Sudah siapkah Anda untuk bertualang mengelilingi "Indonesian Hong Kong" ? 






read more
Blogger Template by Clairvo