Tampilkan postingan dengan label Career. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Tips Naik Jabatan



Bertahun-tahun bekerja namun masih saja berada di level dan pendapatan yang sama? Tentunya tidak ada orang yang berharap seperti itu, bro! Anda pasti ingin karir dalam pekerjaan terus meningkat agar pendapatan Anda ikut bertambah. Namun, apakah kenaikan jenjang karir tersebut datang dan didapatkan dengan sendirinya? Mulai sekarang, Anda harus mempersiapkan diri untuk mengatur strategi rencana karir Anda.

Berikut strategi yang dapat Anda terapkan agar mendapatkan promosi kenaikan jenjang karir dalam pekerjaan.


1. Kembangkan hubungan Anda dengan mentor


Jalin hubungan yang baik dan akrab dengan orang yang berada di atas level Anda. Mungkin beberapa perusahaan mempunyai program mentoring yang dapat membantu mengembangkan kemampuan bekerja, namun bila tidak ada, Anda harus bisa mengembangkan kemampuan networking agar dapat belajar langsung dengan orang-orang yang memiliki jabatan dan pengalaman yang lebih besar. Kemudian, belajar dari dapatkanlah informasi yang sebanyak-banyaknya dari mereka.


2. Kumpulkan prestasi


Simpanlah semua prestasi yang Anda raih dalam perusahaan tempat Anda bekerja. Hal tersebut berpengaruh juga terhadap perusahaan atau departement tempat Anda bekerja sehingga perusahaan dapat melihat betapa loyal dan berkomitmennya Anda.


3. Berlatih self-promotion


Jika tidak ada yang tahu siapa diri Anda yang sebenarnya, maka karir Anda tidak akan melangkah maju. Tunjukkanlah kemampuan dan progress record Anda kepada perusahaan agar dapat menjadi bahan pertimbangan promosi Anda.


4. Jaga kedekatan dengan bos Anda


Jaga hubungan Anda dengan bos dan jadikan setiap kesempatan yang Anda miliki sebagai kunci keberhasilan Anda dalam meraih promosi. Serap ilmu yang bos Anda tunjukkan dan berikan dalam setiap kesempatan.


5. Tambah pengetahuan dan kemampuan


Tidak ada orang yang bisa maju tanpa menambah pengetahuan dan kemampuannya dalam bekerja. Hal ini adalah modal penting yang patut Anda miliki untuk promosi.


6. Bangun relasi


Semakin banyak orang yang mengenal Anda, mengetahui kekuatan dan kemampuan Anda, dan tahu betapa bernilainya Anda dalam perusahaan akan menjadi keuntungan bagi Anda. Apalagi jika relasi tersebut berada dalam satu lingkup perusahaan tempat Anda bekerja, tentunya akan menjadi bentuk promosi yang baik untuk Anda.


7. Mintalah tambahan tanggung jawab


Apabila Anda dengan sukarela membantu pekerjaan teman sekantor atau mungkin meminta tambahan tanggung jawab pekerjaan secara langsung, akan menjadi nilai tambah bagi Anda dalam menunjukkan kepada perusahaan betapa tertarik dan bertekadnya Anda dalam memajukan perusahaan.


8. Berlaku profesional


Berlaku dan berpenampilan profesional dapat membantu Anda meraih promosi yang Anda inginkan. Misalnya, dengan memulai dari hal-hal yang terkecil seperti berpakaian yang rapi dan terlihat profesional, memiliki pemikiran yang terbuka dan positif, atau menjadi diri sendiri dalam setiap pekerjaan Anda.


9. Jadilah anggota tim yang baik


Dalam bekerja, Anda tidak hanya dituntut untuk memiliki kecakapan dalam bekerja sendiri, namun juga harus dapat bekerja dengan teman-teman sekerja Anda layaknya dalam sebuah tim.


10. Ciptakan kesempatanmu sendiri


Setelah melakukan strategi yang ada dalam mendapatkan promosi kenaikan jabatan, cobalah untuk menciptakan kesempatan Anda sendiri dalam meraih kenaikan jenjang karir. Buatlah sebuah proposal kenaikan jabatan kepada atasan dan buktikanlah semua prestasi yang sudah Anda raih selama bekerja dalam perusahaan. Rekor yang baik akan menjadi bahan pertimbangan yang membuat kesempatan Anda lebih besar untuk menaiki level yang lebih tinggi.


So, are you ready to get a new level, bro!
read more

Jumat, 16 November 2012

Bertahan Di Tengah Problema Pekerjaan



Banyak hal yang terjadi di kantor yang membuat Anda stress. Anda dilanda kebimbangan, bagaimana harus menerima anggapan bahwa Anda tidak berguna atau tidak diinginkan, atau bagaimana menghadapi penolakan menyakitkan terhadap konsep kerja yang sudah Anda susun dengan susah-payah.

Konsultan Sumber Daya Manusia (SDM) James dan Simon Brooke, dalam bukunya, Be Bulletproof, berbagi tips mengenai solusi praktis dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan di kantor, agar Anda tidak stres dan menjadi korban kepentingan orang lain. Beberapa tips diantaranya ialah :

      Jangan Membuat Kesimpulan Hanya Berdasarkan Membaca Pikiran Orang Lain
Ini "jebakan batman" yang bisa mengacaukan pekerjaan maupun hubungan Anda dengan rekan kerja. Meskipun kita begitu yakin dengan apa yang dipikirkan orang lain, cara terbaik untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar adalah dengan bertanya secara langsung atau meminta konfirmasi lebih dulu.

        Jangan "Meledak" Di Depan Orang Lain
Selama ini mungkin Anda hanya diam, meskipun orang lain menjelek-jelekkan Anda. Atau, Anda terpaksa menerima beban pekerjaan tambahan yang bukan merupakan tugas Anda, karena sang pemilik tugas tak bersedia melakukannya. Namun, kekesalan yang bertumpuk jangan terus dibiarkan hingga suatu saat Anda "meledak". Lebih baik, ambil nafas panjang-panjang dan tenangkan diri Anda. Anda akan mampu membuat pilihan yang lebih baik ketika pikiran Anda tetap tenang.

         Balikkan Kritikan Yang Dikirimkan Pada Anda
Buktikan bahwa kritikan atau teguran yang diberikan oleh rekan kerja Anda tidak mendasar. Misalnya dengan mengatakan, "Saya ingin tahu apa yang membuat Anda menganggap saya seperti itu." Hal ini lebih baik ketimbang menyerangnya kembali. Dengan demikian Anda menjadi tahu bagaimana pandangan orang lain terhadap diri Anda, sehingga mungkin Anda justru dapat memperbaiki bagaimana cara Anda mempresentasikan diri dengan lebih baik.

      Anggap Atasan Anda Sebagai Seorang Pelanggan
Dengan demikian Anda akan merasa senang dan bangga dalam menangani mereka, entah itu melayani atau menunjukkan kemampuan Anda yang terbaik. Jaga hubungan baik dengan atasan, namun tetaplah menjaga jarak agar tetap dapat memandang persoalan secara obyektif.

       Jangan Berpihak Saat Terjadi Politik Kantor
Politik kantor menjadi cara bagi sebagian orang untuk melindungi kepentingan mereka. Bila hal ini terjadi, sebaiknya bersikaplah netral, dengan tidak membela salah satu pihak yang berseteru. Tetaplah fokus pada kepentingan perusahaan, supaya Anda bisa mencari jalan keluar yang obyektif.
read more

Selasa, 06 November 2012

Bagaimana Cara Membuat CV Terlihat "Menjual" ?




Anda mahasiswa yang baru lulus kuliah? Atau Anda merupakan karyawan yang baru akan pindah ke perusahaan baru karena tidak nyaman bekerja di tempat Anda bekerja sekarang? Apapun itu, Anda tentu harus mempersiapkan Curriculum Vitae (CV) yang meyakinkan agar Anda bisa diterima di perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan. 

Tahukah Anda, bahwa dalam sebuah perusahaan, mungkin tidak hanya CV Anda yang diterima pada kotak masuk (inbox) surat-menyurat perusahaan tersebut? Lalu, bagaimanakah Anda mampu meyakinkan pihak HRD (Human Resources Development) atau pihak perusahaan tempat Anda melamar bahwa Andalah yang terbaik dan pantas bekerja dibandingkan pelamar lain? Berikut ada beberapa tips seru dari kami :-

        Format CV menarik dan professional
Tampilkan keunikan dan keunggulan kemampuan personal Anda. CV Anda harus mampu merepresentasikan kompetensi, pengalaman, dan gaya presentasi diri Anda. Professional yang dimaksudkan di sini tak harus bersifat formal dan membosankan, melainkan Anda harus membuat diri Anda tampil semenarik mungkin  pada CV yang Anda buat. 

      Singkat dan padat
Jangan terlalu banyak membuang halaman, CV sebaiknya dibuat singkat dan padat. Agar pembaca tidak bosan, panjang CV disarankan maksimal dua halaman.

       Data diri lengkap
Cantumkan alamat profesional Anda, termasuk nomor handphone dan e-mail untuk korespondensi. Pastikan semua data komunikasi yang Anda isikan, dapat dihubungi kapan saja oleh penerima CV. Di dunia professional, seseorang bisa dikatakan "professional" atau "tidak professional" hanya dengan menilai apakah ia sanggup mengangkat telepon kapan pun dibutuhkan.

       Bertujuan Jelas
Tuliskan jabatan yang dituju, sesuai kode yang perusahaan berikan, jika ada. Serta utarakan kenapa Anda memilih perusahaan tersebut. Pastikan Anda melamar pada perusahaan yang pekerjaannya sesuai dengan passion Anda, atau setidaknya Anda menyukainya. Jika tidak, sebaiknya tidak usah melamar. Setiap perusahaan mencari pegawai yang mencintai apa yang dikerjakannya dan mengerjakan apa yang dicintainya. 

       Pendidikan, Pelatihan, Prestasi
Dalam kualifikasi, beri penekanan pendidikan atau pelatihan yang pernah Anda ikuti. Cantumkan penugasan, proyek individu, proyek kelompok, presentasi, nilai, prestasi yang pernah diraih, apa pun yang membuat Anda menonjol dan relevan dengan posisi yang diincar. Proporsi pencantuman antara tugas dan prestasi, perlu seimbang.

 Pengalaman
Cantumkan pengalaman kerja bermakna yang pernah Anda jalani, baik secara profesional maupun sukarela, yang relevan. Termasuk kerja sukarela, penempatan saat Praktek Kerja Lapangan berkaitan dengan mata kuliah yang Anda ambil.

       Kemampuan Khusus
Jelaskan pula kemampuan khusus apa yang Anda miliki dan Anda sangat skill-able dalam bidang itu. Misal: kepemimpinan, time management, project management, social media, design, photography dan lainnya. 

      Referensi
Jika ada pihak tertentu yang merekomendasikan perusahaan tempat Anda akan bekerja, cantumkan nama pihak pemberi referensi yang bisa menambah kredibilitas Anda. Bisa tokoh di bidang kreatif, mentor saat bekerja sebelumnya, dosen pembimbing, atau seseorang yang memiliki reputasi baik di bidang yang dilamar, dan pastikan orang atau institusi yang merekomendasikan Anda telah mengenal pribadi Anda dengan baik sebelumnya. Mintalah izin terlebih dahulu pada pihak pemberi referensi, bahwa nama mereka Anda sertakan, dan kirim update CV terakhir Anda ke alamat pemberi referensi sebagai backup data Anda saat dihubungi pihak perekrut.

Bila Anda berminat memasuki perusahaan yang bergerak di industri kreatif, seperti agensi periklanan atau  studio film, buatlah CV Anda terlihat atraktif, "menjual", dan efektif dengan merancang CV Anda secara visual dan "berbeda" dari CV pada umumnya. Berikut di bawah ini adalah beberapa CV yang menarik dan atraktif secara konten dan visual :


1.




2.


3.


4.


5.


6.


 Tertarik untuk membuat CV Anda lebih "menjual"? Yuk, lakukan sekarang! ^^

read more
Blogger Template by Clairvo